.: Wahai anak Adam, Berhati-hatilah dengan urusan dunia kerana halalnya dihisab haramnya diazab :.

Tuesday, November 8, 2011

Cinta kena REJECT?? Oh no!!






I like these stories...Sbb tu saya repost di blog plak..Utk memotivasikan diri..!** btw..aku pnh rs direject sekali.Pedih u..Ouch! **

Cinta tak seharusnya memiliki..Jika shbt2 Nabi s.a.w juga diuji cinta dan hati mereka dan mereka tetap gembira malah lbh dkt jiwa meraka kpda Allah, mngapa tdk kita?Allahuakbar...thnks my sis KauThar RaHman for the article..love it... ♥ ♥ ♥

jom, hayati cerita 4 lelaki tabah yg unggul..Salman, Thalhah, Mu’awiyyah, Sayyid Quthb..utk aku, 'kamu' dan kalian... :)

(1)
Lelaki ini adalah Otak Staretegi Perang “Parit”
Di Madinah seorang Muslimah, telah mengambil hatinya
Bukan sebagai KEKASIH….
Tapi sebagai sebuah PILIHAN..

Pilihan menurut perasaan yang halus, juga ruh yang suci.
Menikah.

Iya hanya Menikah, jalan itu…
Tapi Madinah adalah tempat asing untuknya…
Madinah memiliki adat, rasa bahasa, dan rupa-rupa yang belum begitu dikenalnya
Ia berfikir, melamar seorang gadis pribumi tentu menjadi sebuah urusan yang pelik bagi seorang pendatang….

Harus ada seorang yang akrab dengan tradisi Madinah
berbicara untuknya dalam khithbah…
Maka disampaikannyalah gelegak hati itu kepada shahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abud Darda’.
”Subhanallaah.. wal hamdulillaah..”, girang Abud Darda’ mendengarnya
Mereka tersenyum bahagia dan berpelukan.

Maka setelah persiapan dirasa cukup, beriringanlah kedua shahabat itu menuju sebuah rumah di penjuru tengah kota Madinah.

Rumah dari seorang wanita yang shalihah lagi bertaqwa.

”Saya adalah Abud Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman seorang Persia. Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah Shallallaahu ’Alaihi wa Sallam, sampai-sampai beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda untuk dipersuntingnya.”, fasih Abud Darda’ bicara dalam logat Bani Najjar yang paling murni.

”Adalah kehormatan bagi kami”, ucap tuan rumah, ”Menerima Anda berdua, shahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi keluarga ini bermenantukan seorang shahabat Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada puteri kami.” Tuan rumah memberi isyarat ke arah hijab yang di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.

”Maafkan kami atas keterus terangan ini”, kata suara lembut itu. Ternyata sang ibu yang bicara mewakili puterinya. ”Tetapi karena Anda berdua yang datang, maka dengan mengharap ridha Allah saya menjawab bahwa puteri kami menolak pinangan Salman.

Namun jika Abud Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka puteri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan.”

Jelas sudah. Keterusterangan yang mengejutkan, ironis, sekaligus indah. Sang puteri lebih tertarik kepada pengantar dari pada pelamarnya!

Itu mengejutkan dan ironis. Tapi saya juga mengatakan indah karena satu alasan; reaksi Salman. Bayangkan sebuah perasaan, di mana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati.

Bayangkan sebentuk malu yang membuncah dan bertemu dengan gelombang kesadaran; bahwa dia memang belum punya hak apapun atas orang yang dicintainya. Mari kita dengar ia bicara.

”Allahu Akbar!”, seru Salman, ”Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abud Darda’, dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!”

Cinta memang tak harus memiliki…

(2)

Lelaki ini adalah Khalifah ke empat, setelah Usman bin Affan…
Dia memandang seorang bocah perempuan
Di pelataran rumah seorang sahabatnya…
‘Aisyah binti Thalhah.
Nama bocah perempuan itu…..

Maka berkelebatlah Kenangan
Tentang sahabatnya itu ….Thalhah

Thalhah lah lelaki yang mengatakan
Pada perang Uhud
“Khudz bidaamii hadzal yauum, hattaa tardhaa…”
“ Ya Allah, ambil darahku hari ini sekehendakMu hingga Engkau ridha..”
Tombak, pedang, dan panah yang menyerpih tubuh dibiarkannya, dipeluknya badan sang Nabi seolah tak rela seujung bulu pun terpapas.

Tapi ia juga yang membuat Arsy Alloh bergetar dengan perkataannya
Maka Alloh menurunkan firmanNya kepada Sang Nabi dalam ayat kelima puluh tiga surat Al Ahzab.

Ini di sebabkan
Ketika Thallhah berbincang dengan ‘Aisyah, isteri sang Nabi, yang masih terhitung sepupunya

Rasulullah datang, dan wajah beliau pias tak suka.
Dengan isyarat, beliau Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam meminta ‘Aisyah masuk ke dalam bilik.

Wajah Thalhah memerah. Ia undur diri bersama gumam dalam hati,
“Beliau melarangku berbincang dengan ‘Aisyah. Tunggu saja, jika beliau telah diwafatkan Allah, takkan kubiarkan orang lain mendahuluiku melamar ‘Aisyah.”

Maka bergetarlah Langit
“Dan apabila kalian meminta suatu hajat kepada isteri Nabi itu, maka mintalah pada mereka dari balik hijab. Demikian itu lebih suci bagi hati kalian dan hati mereka. Kalian tiada boleh menyakiti Rasulullah dan tidak boleh menikahi isteri-isterinya sesudah wafatnya selama-lamanya.”
(QS Al Azhab 53)

Ketika ayat itu dibacakan padanya, Thalhah menangis. Ia lalu memerdekakan budaknya, menyumbangkan kesepuluh untanya untuk jalan Allah, dan menunaikan haji dengan berjalan kaki sebagai taubat dari ucapannya.

Kelak, tetap dengan penuh cinta dinamainya putri kecil yang disayanginya dengan asma ‘Aisyah.
‘Aisyah binti Thalhah.
Wanita jelita yang kelak menjadi permata zamannya dengan kecantikan, kecerdasan, dan kecemerlangannya.
Persis seperti ‘Aisyah binti Abu Bakr yang pernah dicintai Thalhah.

Cinta memang tak harus memiliki…

(3)
Lelaki ini adalah sebaik-baiknya Raja
Sepeninggal Khalifah ke empat Ali Bin Abu Thalib

Hatinya, bergetar dan ia tahu
Dia telah Jatuh cinta
Pada seorang Muslimah Sholeha…
Rakyatnya

Tak ada yang istimewa
Pada wanita itu dari segi kecantikannya
Justru itu lah yang membuatnya Jatuh Cinta

Maka dengan kekuasaanya
Ia menikahi wanita itu…

Tapi ia tak tahu
Ia tak pernah bisa
MENIKAHI HATI WANITA ITU……

Wanita itu telah melatakan hatinya
Pada pemuda desanya….

Hingga di keheningan malam
Di 1/3 terakhir
Terdengarlah olehnya
Bait-bait
Puisi dalam lantunan Doa….
Tentang kerinduannya
Pada pemuda desa itu…

Ia sadar
Ini adalah DEKLARASI JIWA istrinya
“Aku Tak Mencintaimu”

Maka dengan berat hati
Ia ceraikanlah istrinya

Lelaki ini adalah Muawiyyah bin Abu Sofyan
Duta pertama dari Rasulullah Saw
Yang datang dan melaporkan keadaan Kepulauan Nusantara
Kepada Nabi Saw

Cinta memang tak harus memiliki…

(4)

Lelaki ini adalah IDEOLOG IKHWANUL MUSLIMIN
Orang no 2 yang sangat berpengaruh setelah Hasan AlBanna, pada Harokah itu...

Ia adalah lelaki Sholeh
Dulu ia pernah jatuh cinta pada gadis desanya
Namun gadis desa itu menikah
3 tahun setelah Lelaki ini pergi belajar ke luar negeri untuk Belajar
hal ini membuat ia sedih
namun ia tak mau larut dalam kesedihannya

kisah cintanya ia mulai dari awal lagi.
Ia kemudian jatuh hati pada Wanita Kairo.
Meskipun tidak terlalu cantik,
Ia tertarik pada gelombang unik yang keluar dari sorot mata wanita tesebut.

Tapi pengakuan bahwa gadis tersebut pernah menjalin cinta dengan laki-laki lain, membuat runtuh cinta lelaki ini

Ia hanya ingin wanita yang benar-benar perawan, baik fisik maupun hatinya
Akhirnya Ia membatalkan menikahi gadis tersebut.
Hal ini membuat Lelaki itu sedih cukup lama….

Sampai kemudian ia putuskan untuk menerima kembali wanita tersebut
Namun apa yang terjadi?? Ditolak.
Inilah yang kemudian membuat lelaki itu menulis roman-roman kesedihannya.

Yang luar biasa adalah, Lelaki Ini sadar dirinya berada dalam alam realitas..
Bukan dalam dunia ideal yang melulu posesif, indah dan ideal.

Kalau cinta tak mau menerimanya, biarlah ia mencari energi lain yang lebih hebat dari cinta. “Allah”,

Energi itulah yang kemudian membawanya ke penjara selama 15 tahun.
Menulis karya monumentalnya Tafsir “Fi Zilaalil Qur’an” (dalam naungan al qur’an).

Dan Syahid di tiang gantungan.
Sendiri!!!
Tidak ada air mata, tidak ada kecupan, tidak ada sentuhan wanita.
Benar-benar sendirian!!

Lelaki ini adalah
SAYYID QUTHB

Lelaki yang Alloh Maha Tahu…
Bahwa dirinya Lebih di HAJATKAN LANGIT…
Daripada wanita bumi….

Cinta memang tak harus memiliki…

Pada Salman…
Pada Thalhah
Pada Mu’awiyyah
Dan
Pada Sayyid Quthb

Kita belajar
Bahwa cinta itu harus di letakan di tangan
Bukan di hati
Karena sebelum deklarasi Akad di Ucapkan
Tak ada Hak pada dirimu….!!!
Tentang Wanita yang engkau cintai itu…..!!

Engkau hanya punya doa dan ikhtiar
Selanjutnya biarlah Alloh yang menentukan akhir kisah kita…..

Salman, Thalhah, Mu’awiyyah, Sayyid Quthb
Adalah LELAKI PENGGENGGAM HUJAN

Tak ada air mata..
Untuk mengenang kegagalan cinta mereka

Yang ada adalah air mata
Dalam doa-doa mereka
Semoga Alloh memberikan gantinya yang lebih baik
Lebih dari segala-galanya..

Akhir kalam...

"We dont deserve person from the past not because we don't deserve him/her, but simply because, Allah want to give you a person who deserve to have you better!"

:)



Sunday, November 6, 2011

Entry Khas AidilAdha - Pengobanan itu bukan semudah makan gulai daging korban! Uhuk!



Assalamualaikum wbt kalian..!

Amcm blog i berwajah baru..?ha...tak dela sakit mata kan..haha...letih i dok godek2 blog ni dgn my niece td...almklomlah..org xreti berblog kan..ahaks...

esok AidilAdha..a.k.a raye aji.. a.k.a raya korban..!Mesti kalian hepi kan..yelah..coti 3 ari..hee..btw..entry kali ni xla segah tajok dia..sj je wat title cmtuh..nk tarik perhatian..haha..

Bile ry korban mai..byk org lupe..ry korban ni bkn skdr blk kg..jumpa fmly..msk rendng..wat knduri sbb join korban..etc...tp yg paling penting apa yg Allah nk kita ni amik pngajarn dr ry korban ni...adkh skdr meraikan org2 g haji?adkh skdr mngingti kisah Nabi Ibrahim dgn ank dia?

Pengobanan disini bukanlah semata2 mcm.."owh aku bkorban tau taun ni..xdpt cuti ry.." or "aku dh korbankan lembu wat sedekah baby aku lahir aritu.." or yg romantika de amour skit..."aku dh korbankan cinta aku demi kebahgiaan sidia.."...**nak muntah!!**

mmg le semua tu pon pngorbann tp...back to basis balik..pengorbann kt tu utk sapa..??pd aku..pngorbanan yg paling penting ialah..apa yg kita dh buat...utk Allah..apa pngorbanan kita utk jd hamba Allah yg baik...

cth hok td yg korban kn ms bkerja sbb xdpt coti ry...sbnrnye..tu smua dh pon ade dlm plan Allah..apa kata tukar skit niat.."ok..aku xdpt coti xpe..!Allah sure nk bg aku cuti lg best dr yg coti ry ni...mgkin cuti kawin ke..boss tros approve sebulan..?" woha! *bersangka baik dgn Allah..

or yg dpt baby korban lembu sekor tu watb sedekah..ha..sedekah dh mmg baik..tp best kot klo niat sama nk Allah bg rezki yg sama tuk org lain..dpt baby cm aku...n tnda keazamn yg dgn adanya baby aku ni akn wat aku jd smkin brsmngt nk lahirkn sorg lg khalifah Allah yg hebat...amcm..?

or yg bkorban cinta sat td..hurm...tu namanya...Allah nk bg jodoh yg lbh baik dr dia..so hang dok bkorban cinta tuh..bkn pasai tok kbhgiaan dia..tp kbhgian hang tau dak..??

so.secara ringkasnye...i do believe..Allah mahu kita muhasabah diri kita byk2 bile kita smbut Aidiladha ni..sbb...Allah mahu kita2 yg makan dgg korban ni tahu...mcmana susah pon kita berkorban...jika ia kerana Allah InsyaAllah...Allah akan beri sesuatu yg kita xsangka2...xcaye..??p study kisah Nabi Ibrahim n Nabi Ismail balik....xkn aku nk cite kt sini kot...uhuu.....

papun..slmt mnjalani ibadah haji utk mak pak..tok nenek ssapa yg naik aji taun ni...Moga mereka mndpt haji yg mabrur...moga..kita ini...dpt peluang kesana slgi sihat tubuh badan dan waras akal fikiran....bkn calang2 mau jd tetamu Allah....wuuu...**mintak2 kwsp potong gj aku byk skit pon xpe..nnti leh g aji cpt..uhuk2..**

sayonara!AsSalammualaikum...

notakaki: Moga Allah beri ganjaran terbaik utk k.long n family ats pngorbann mnjaga mak sejak mak sakit.AMINNN!!!Pengorbanan mereka..yg aku sendiri kurang pasti aku mampu jalankan dgn baik atau pon tak.Ampunkan aku Ya Allah..! -__-'